Selasa, Juni 16, 2009

apa yang kuperoleh di hari pertama "my revival"



hari ini... dengan komitmen baru... yang mudah2an tak terabaikan semudah versi konvensional (untung tak ada gemboknya, hihihihihi), kucoba mengarsip beberapa jam pelajaran yang kutelaah - secara teratur... pelajaran keras yang rona dapatkan, coba kuamini dengan merancang permintaan maaf ke orang2 yang memang berhutang maaf padaku. ku tak punya ide harus mulai dari mana, ku juga tak punya ide bagaimana menjaga hati ini agar tetap murni dan mengadaptasi "western style", dengan menjaga keseimbangan logika dan realita (bedeeeehhhh kata favorit nih!)... kesan pertama : misi ini tidaklah mudah... aku dicobai dengan bagaimana berbesar hati menghadapi apa yang nivita lakukan, dengan menghargai nilai persahabatan semurah 6 digit angka saja... dan pasti kelak aku akan berada di pihak yang "tidak mencoba mengerti, atau seharusnya menjaga hati untuk lebih paham masalah orang lain", sehingga seperti biasa... aku terlihat seperti teman yang bukan sahabat. dan memang aku gagal, gagal dalam berbesar hati menerima penolakan nivita. gagal karena memberi ruang untuk kebencian, amarah dan besar mulut, agar aku mendapat pembelaan (padahal tanpa pembelaanpun, aku tau aku benar)... namun, aku masih manusia biasa yang butuh pengakuan, dan tak kupungkiri, butuh "pasukan"... kucoba untuk "tidak dibodohi" sambil berusaha mengungkapkan sewajarnya pada orang yang tepat, dan tidak berkesan berlebihan dalam menanggapi salah seorang (ex) teman baikku melarikan diri dariku hanya karena belum bisa mempertanggungjawabkan (ppffff...aku benci membahas masalah finansial disini!!!)...
rona dan ryan, yang hari ini, dan seperti hari2 kemarin, tetap ada disana, tanpa berubah sedikitpun (karena memang tak ada yang perlu kalian ubah, kalian sudah dan telah menjadi yang terbaik), duduk sederhana dengan bungkusan rokok, menertawai apa yang lucu, namun juga menertawai apa yang sedih, karena memang... kita harus belajar tetap tertawa dengan semua yang terjadi, toh.... semua orang pernah mengalami lika liku yang sama, perbedaannya hanya pada waktu sesuai yang diinginkan Sang Kuasa... aaahhhh,,,, betapa inspirasi yang mengagumkan :) http://emo.huhiho.com

ps : dan mungkin aku harus lebih terbiasa untuk menghabiskan separuh nafasku, di dunia maya... *_*

what happenned when jane tagged me on a photo...



pas sibuk update blog hari ini, sekaligus pusing ingat beberapa unfinished jobs yang gak ada matinya di kantor, ada notifikasi FB "jane tagged a photo of you"... secara naluri persahabatan sangat dan teramat dalam (lebay mode ON dulu ini hehe), langsung sekali KLIK... muncul foto pas spending vacation di bali ( i should share so many stories about it here, but unfortunately i missed my blog for several months, including the brilliants moments happenned during the vacation at Bali on April), trus cek nama2 yang di tag,, ehhhhh pertama muncul nama DIA, wekss.... gileeee...kebagusan kali... and entah mengapa sejak commentku yang pertama, foto itu langsung muncul di highlight Home FB-ku (saking rame-nya)....
memang ini bukan soal kadar kesalahan, bukan juga soal strata, level, atau apalah namanya... walaupun memang harus kuakui ada yang salah dari kebiasaanku (atau kebiasaan kita??) yang gemar mengkotak-kotakkan orang; ini cuma soal siapa dan berapa banyak kita mempengaruhi satu sama lain...
memang suatu kegilaan ketika kuputuskan untuk tidak dengan mudah memberikan maaf -yang tidak ada gunanya- untuk beberapa oknum, atas kepicisannya mencoba menjatuhkan diri dalam "rasa" yang jatuh bangun kita satukan, semudah itu. Bukan hanya dengan pengorbanan beberapa jam, bukan cuma pengorbanan mendahulukan kepentingan sahabat dari jauh daripada pacar sendiri, bukan cuma pengorbanan jam kuliah dan pulsa telepon, apalagi pelampiasan ego dunia maya ke dalam realita.... tak semudah itu menyatakan diri "secara intuisi tergabung"... karena memang AKU TERLALU EGOIS UNTUK MERELAKAN PERSAHABATAN INI DIBAGI-BAGI dengan sesuatu yang menurutku belum seharusnya dan sepantasnya berada disana.... dosakah???? mungkin entri ini -kelak, entah kapan- dapat menjadi cerminan lagi, betapa buruk pengorbanan yang tak sepantasnya ini.... namun untuk detik ini, mungkin aku harus membiarkan rasaku menang, paling tidak untuk sesaat... http://emo.huhiho.com
memang bukan hal yang mudah untuk menyamakan definisi tentang persahabatan, salahkah jika kuharap semua org kan mengerti bahwa persahabatan jauh lebih everlasting dari apa yang disebut (wwwuuuikkkkssss, this shit word shouldnot appear on my blog!) C***A??
dan memang bukan hal yang mudah untuk mencapai tahapan "sahabat" yang telah kita capai,tahapan dimana kita peduli atau tidak peduli, mendengar atau tidak mendengar, merasakan atau tidak merasakan, mempengaruhi atau tidak mempengaruhi, tetap mengamini bahwa sahabat -sebaik dan seburuk apapun- tetap merupakan hal yang tidak tergantikan... (setelah dibaca2 lagi, ini definisi yang aneh :D), saking tak terjelaskannya...
i love you friends :) http://emo.huhiho.com

what i got from High School Musical 3


Minggu kemarin iseng ke rental VCD langganan, dah 1 bulan accountku disana didiamkan, jadi lebih baik diobok2, sebelum dibekukan (hahahaha, senangnya mendapat inspirasi mendadak kalau jari sudah menari di keyboard begini)... ketemu beberapa film berat : Doubt, Frost/Nixon, The Challenging, Mad Money, and film jadul favoritnya teenegers yang belum sempat kutonton : High School Musical 3. dari Frost/Nixon ku belajar bahwa pengakuan bukanlah sebuah hal yang mudah, dibalik Watergate yang melengserkannya, tekanan mental sang Presiden juga seharusnya menjadi "tekanan mental" semua rakyatnya... (hhmmm penilaian yang tidak objektif, mungkin karena terlanjur ku muak dengan kepribadian si Frost yang tak mau kalah); beralih ke the Challenging yang mengajarku bagaimana bertahan dalam faith bahkan ketika hal itu membuat kita terlihat gila, demi sesuatu yang layak (karena definisi kata "gila" sendiri ternyata bisa dirancang oleh beberapa orang "gila" itu sendiri); kemudian Mad Money yang betul2 gila uang, namun bukan suatu hal yang mustahil jika tingkat materialisme sudah berada di titik didih seseorang yang sedang berada di titik nadir (nah ini lagi yang baru kepikiran 2 detik lalu) :D
doubt.... hhhmm.... maybe i will spend time a while for describe how sick this film is!!!!! (sick here means "enough to give a standing applause")
namun pelajaran2 hidup yang general tadi (dan kebanyakan ada di chapter2 buku motivasi terkenal, atau buku2 yang relevan mengenai bagimana menghidupi hidup itu sendiri), terasa sangat general ketika tiba di film kategori "Rumahan" tentang sekelompok anak2 di HSM3... Film ringan (moreover I have to move forward oftenly for skip the bored musical parts), namun memberikan pelajaran yang spesifik, bagaimana kita kadang harus melakukan "hal2 bodoh" demi menjadi "bijak", bagaimana Gabriella&Troy -dibalik pilihan2nya- berusaha untuk tetap "ablaze"... hhmm, klise memang... namun when I applied to what happenned this several last months, when everything seems vaporize... mungkin ini pelajaran kecil, yang dapat berdampak luar biasa dahsyat, asal ku mampu mengikuti alurnya, dan keep my mind health, agar hariku yang bertambah tua juga termaknai dengan hatiku yang bertambah besar dan pikiranku yang bertambah waras... hhhhhhaaaahhhh...

"why It is really difficult to be thankfull for everything we've got????? is it natural insting of human... or... Am I kindda different with the others???"

Senin, Juni 15, 2009

how if today was your last day?


wwwoooaaahhh.... setelah meninggalkan my blog sekian lama... tiba2 seorang dari jauh (lewat percakapan MSN yang awalnya sangat dan teramat biasa2 saja) menginspirasi jari ini lagi... padahal seminggu terakhir kucoba tuk terbiasa dan kembali dengan cara konvensional lewat pena (walaupun resikonya seolah2 tambah tidak mencintai bumi dengan memperbanyak penggunaan kertas), tapi sepertinya tak berhasil; cuma karna alasan2 yang sebenarnya tak tertoleransi ; such as left my blue ballpoint at office (accidentally), hahahaha.... awkward reason! tapi memang mencurahkan suatu hal -lewat media apapun- akan terasa jauh lebih melegakan daripada tidak sama sekali :) kesesakan2 terasa lebih lapang dan meringankan apa yang terbeban di pundak... hmmm... tak terasa 5 bulan sejak terakhir kali ku-update blog ini, banyak yang telah berlalu (hhmmm... tidak begitu banyak, kalau dipikir2 lagi)...hanya beberapa momentum datang dan pergi, beberapa kenangan tergali dan terkubur kembali, ada yang pergi berbulan2 dan bisa saja -kalau diperkenankan- bisa kembali dalam hitungan jam....
namun sekarang lagi benar2 tergila2 sama lagu terbaru Nickelback (yang judulnya sudah dan telah menjadi judul entry ini; it is not restricted copyrighted, right????)... gimana ya kalo memang hari ini benar2 hari terakhir kita di dunia? lirik lagunya yang -kalau mau jujur- agak naif karena isinya : bagi2kan uang receh terakhir yang kita miliki, bagi2kan waktu yang kita miliki, sementara di satu sisi aku lebih prefer untuk mengunjungi orang2 yang harus dimintai maaf (mungkin karena memang dalamnya kesadaranku atas apa yang telah aku perbuat, hehe)... well... semua orang kan berhak punya interpretasi masing2 :D eniwei, dengan tema yang relatif jadul (mengingatkan pada film2 bertema kiamat yang kadang suka lebay dan menggantungkan herapan dunia pada 1 tokoh protagonis saja), lagu ini benar2 touchful, plus suara serak2 basah vokalisnya yang bikin betah didengar kapan saja...




If today was your last day
and tomorrow was too late
Could you say goodbye to yesterday?
Would you live each moment like your last?
Leave old pictures in the past
Donate every dime you have?
Would you call old friends you never see?
Reminisce of memories
Would you forgive your enemies?
Would you find that one you’re dreamin’ of?
Swear up and down to God above
That you finally fall in love
If today was your last day.............